ekonomi

Konflik Timur Tengah Picu Krisis Energi, Indonesia Diuntungkan Status Eksportir Komoditas Unggulan Nasional

Selasa, 14 April 2026 | 11:20 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi. Bursa Efek Indonesia sebagai pusat aktivitas pasar modal kini semakin transparan (Dok. Instagram @eddy_soeparno)

Kenaikan Harga Pupuk dan Plastik Picu Risiko Inflasi Konsumen

Eddy mengingatkan potensi kenaikan harga bahan baku seperti pupuk dan plastik yang dapat memicu lonjakan harga pangan dan barang konsumsi.

Baca Juga: Kemenkeu Percepat Reformasi Pajak Lewat Mutasi Pegawai dan Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

Ia menjelaskan kenaikan harga pupuk akan berdampak langsung pada biaya produksi pertanian yang berujung pada kenaikan harga beras dan sayuran.

Sementara itu, kenaikan harga plastik akan mempengaruhi produk seperti mie instan, air minum kemasan, dan berbagai kebutuhan rumah tangga.

Pengelolaan APBN dan Bantuan Sosial Jadi Penopang Stabilitas Ekonomi

Eddy menilai pemerintah perlu berhati-hati dalam mengelola APBN yang ruang fiskalnya semakin terbatas di tengah tekanan harga energi.

Baca Juga: Rotasi Pimpinan DJP dan Bea Cukai Jadi Langkah Strategis Kemenkeu Perkuat Pengawasan Internal

Ia menekankan pentingnya menjaga daya beli masyarakat melalui program bantalan sosial dan pengendalian inflasi yang efektif.

Sebagai konteks, pemerintah sebelumnya menargetkan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen dengan mengandalkan konsumsi domestik dan investasi sebagai penggerak utama.****

Halaman:

Tags

Terkini