INDONESIA24JAM.COM - Apakah harga BBM nonsubsidi akan ikut melonjak ketika harga minyak dunia menembus 100 Dolar AS per barel?
Seberapa kuat ketahanan keuangan Pertamina menopang kebijakan pemerintah menjaga stabilitas energi nasional saat tekanan global meningkat?
Strategi Pemerintah Menjaga Stabilitas Harga Energi Nasional di Tengah Tekanan
Pemerintah memastikan harga BBM subsidi dan nonsubsidi tetap stabil meskipun harga minyak dunia mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Kebijakan ini ditegaskan oleh Menteri Keuangan (Memkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Rabu (02/04/2026).
Purbaya menyatakan korporasi energi negara Pertamina sementara menanggung selisih harga BBM nonsubsidi sebagai bagian dari stabilisasi harga domestik.
“Sementara sepertinya Pertamina, sementara ya,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa.
Baca Juga: Prabowo Bawa Investasi Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi
Kondisi Keuangan Pertamina Dinilai Kuat Berkat Skema Kompensasi Pemerintah Rutin
Purbaya menjelaskan kemampuan Pertamina menjaga stabilitas harga ditopang oleh pembayaran kompensasi pemerintah yang berjalan rutin dan terjadwal.
Menurutnya, pemerintah membayar sekitar 70 persen kompensasi setiap bulan untuk menjaga arus kas korporasi tetap sehat.
“Sekarang pembayaran dari pemerintah kan lancar, yang kompensasi sekarang kami bayar tiap bulan 70 persen terus-terusan, jadi keuangan Pertamina juga amat baik,” kata Purbaya.
Kompensasi merupakan dana pemerintah untuk menutup selisih harga jual dengan harga keekonomian energi yang ditugaskan kepada badan usaha.
Lonjakan Harga Minyak Dunia Jadi Tantangan Baru Kebijakan Energi Nasional
Harga minyak dunia jenis Brent dan West Texas Intermediate (WTI) dilaporkan berada sekitar 100 Dolar AS per barel.
Artikel Terkait
KBLI 2025 Resmi Berlaku Pemerintah Perkuat Sistem Perizinan Usaha Berbasis Risiko untuk Dukung Investasi
Pemerintah Terapkan Program B50 dan Atur Konsumsi BBM, Ini Penjelasan Lengkap Kebijakan Energi Nasional
Pemerintah Fokus Efisiensi Belanja Negara dan Dampaknya Bagi Program Prioritas Ekonomi Nasional 2026
Kebijakan WFH ASN Setiap Jumat Jadi Strategi Pemerintah Tekan Subsidi Energi dan Mobilitas Harian Pegawai
WFH ASN Jadi Langkah Strategis Hadapi Tantangan Ekonomi Global dan Tekanan Subsidi Energi Indonesia
Suntikan Dana Rp23 Triliun Jadi Momentum Kebangkitan Garuda Menuju Profitabilitas dan Ekspansi Rute
Transformasi Ekonomi Jadi Sorotan Investor Jepang, Prabowo Tawarkan Proyek Energi Hijau dan Kendaraan Listrik
Prabowo Jadikan Indonesia Mitra Industri Jepang Lewat Reformasi Investasi dan Kepastian Regulasi Ekonomi
Total Investasi Rp575 Triliun dari Diplomasi Prabowo, Ini Pengaruhnya Pada Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korsel Perkuat Investasi Strategis Ekonomi Digital Energi dan Industri Masa Depan