sport

Prabowo Tinggalkan IPSI Setelah 34 Tahun, Misi Pencak Silat Menuju Olimpiade Kini Masuk Babak Baru

Senin, 13 April 2026 | 20:00 WIB
Prabowo Subianto membuka Munas IPSI 2026 di Jakarta, menegaskan target pencak silat menuju Olimpiade dunia (Dok. Bakom RI)

Medali emas, perak, dan perunggu yang diraih menjadi bukti bahwa pencak silat memiliki daya saing global yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Prestasi ini dinilai sebagai modal penting untuk memperkuat diplomasi olahraga agar pencak silat mendapat pengakuan lebih luas.

Baca Juga: Kenapa Program MBG Butuh Motor Listrik, Pemerintah Ungkap Alasan Untuk Distribusi Gizi Ke Daerah Sulit

Menjaga Kemurnian Pencak Silat di Tengah Ambisi Internasional Besar

Prabowo menekankan bahwa upaya menuju Olimpiade tidak boleh mengorbankan nilai dan filosofi asli pencak silat.

Menurutnya, kemurnian ilmu dan tradisi harus tetap dijaga sebagai identitas budaya bangsa Indonesia di mata dunia.

“Obsesi kita harus menjaga kemurnian pencak silat, karena kekuatan sejatinya ada pada nilai dan ilmunya,” tegas Prabowo.

Baca Juga: Inflasi dan Suku Bunga Terancam Naik Jamie Dimon Bahas Dampak Konflik Iran Pada Ekonomi Amerika Serikat

Transisi Kepemimpinan IPSI Jadi Ujian Strategi dan Konsistensi Nasional

Pengunduran diri Prabowo membuka babak baru bagi IPSI dalam menentukan arah kebijakan ke depan.

Sebagai Presiden RI, Prabowo tetap menyatakan komitmennya untuk mendukung perkembangan pencak silat meskipun tidak lagi menjabat.

Transisi ini menjadi ujian penting bagi organisasi untuk menjaga momentum prestasi sekaligus mempercepat target masuk Olimpiade.****

Halaman:

Tags

Terkini