Data Fundamental Perbankan Indonesia Dinilai Masih Terjaga Kuat
Berdasarkan data OJK, rasio kecukupan modal perbankan nasional berada di atas ketentuan minimum dan likuiditas dinilai memadai untuk menopang pertumbuhan kredit.
Baca Juga: Cadangan Mineral Strategis Bisa Dorong Ekonomi Indonesia Tembus 8 Persen Jika Hilirisasi Dipercepat
Dian Ediana Rae menyatakan, “Secara struktural dan fundamental perbankan Indonesia masih baik dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” dikutip dari situs resmi OJK.
Bank Indonesia dalam laporan stabilitas sistem keuangan menyebut ketahanan sektor perbankan tetap solid dengan dukungan pertumbuhan kredit dan kualitas aset terjaga.
OJK dan KSSK optimistis dialog dengan Moody’s akan menjaga kepercayaan investor serta stabilitas sistem keuangan Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.****
Artikel Terkait
Belanja Modal Naik 44,2 Persen Dorong Pertumbuhan Ekonomi Menjelang Tutup Tahun Anggaran
Pemprov Jabar Pertahankan 47 Tambang Aktif Sambil Evaluasi 29 IUP Demi Lingkungan dan Keselamatan
Kasus EDC BRI Rp2,2 Triliun Disorot, KPK Diminta Tegas Jelaskan Status Hukum Direktur PT Finnet
Langkah Jeff Bezos Menguasai Washington Post dan Dampaknya Terhadap Independensi Redaksi
6 Nama Tersangka Korupsi Bea Cukai Dan Peran Korporasi dalam Skema Suap Impor Terbaru
Temuan KPK 2023 Beberkan Titik Lemah Tata Kelola Nikel Dari Hulu Tambang Sampai Hilir Ekspor
Jejak 12 Korporasi Diselidiki KPK, Kepala KPP Diduga Terlibat Pengaturan Restitusi Pajak Korporasi
3.000 Polisi Dikerahkan di Sydney Saat Ribuan Massa Protes Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog
Dikriitik Menkeu Secara Terbuka, Trenggono Bantah Dana APBN, Ungkap Skema Pinjaman Inggris
Cadangan Mineral Terbesar Dunia, Wadirut MIND ID Dorong Hilirisasi Untuk Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen