INDONESIA24JAM.COM - Seberapa realistiskah optimisme pemerintah bahwa ekonomi Indonesia akan menghadirkan kejutan positif dalam waktu dekat?
Apakah berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi mampu menjadi fondasi pertumbuhan berkelanjutan di tengah tantangan global?
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinan terhadap prospek ekonomi Indonesia dalam forum Indonesia Economic Outlook pada Jumat (13/2/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat melalui kebijakan berbasis masyarakat dan sektor produktif.
Optimisme ini muncul di tengah dinamika global yang masih diwarnai ketidakpastian geopolitik dan perlambatan ekonomi beberapa kawasan.
Optimisme Presiden Tentang Kejutan Ekonomi Indonesia Tahun Mendatang
Presiden menyatakan pemerintah terus menjaga stabilitas makroekonomi sambil mendorong pertumbuhan melalui berbagai program strategis nasional.
Ia menilai capaian ekonomi tahun lalu menjadi fondasi bagi pertumbuhan lebih tinggi pada tahun ini dan beberapa tahun mendatang.
“Para pakar silakan menilai, saya percaya bahwa kita akan membuat kejutan demi kejutan,” ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Evaluasi Dampak Program Sosial Terhadap Pertumbuhan Konsumsi Domestik
Pemerintah mencatat konsumsi rumah tangga tumbuh 4,98 persen sepanjang tahun lalu, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 4,94 persen.
Baca Juga: Sebanyak 38 Saham Disuspensi Bursa Efek Setelah Sorotan MSCI Terkait dengan Free Float Emiten
Program Makan Bergizi Gratis dinilai berkontribusi terhadap peningkatan konsumsi dan aktivitas ekonomi masyarakat lapisan bawah.
Langkah tersebut dipandang sebagai strategi memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan daya beli masyarakat.
Artikel Terkait
Denda dan Sanksi OJK Capai Rp542,49 Miliar Upaya Pulihkan Kepercayaan Investor Pasar Modal
Polemik Izin Tambang Martabe 2026, Pemerintah Ungkap Tahap Kajian Sebelum Keputusan Final
Desakan Audit IUP Tumpang Pitu Menguat, Publik Soroti Selisih Saham 15 Persen dan Proses Izin 2012
Analisis Pengamat: Tantangan PAN dan Peluang Tokoh Baru dalam Bursa Cawapres Prabowo 2029
Akuisisi VISI oleh Nagita Slavina Masih Negosiasi, Pendapatan Rp250 Miliar dan DER 0,48 Kali
120 Menit Pertemuan Luhut - MSCI, Soroti Hilirisasi Industri dan ESG untuk Menarik Investasi Global
Mentan Paparkan Strategi Swasembada Pangan dengan 500 Deregulasi dan Modernisasi Pertanian
Prabowo Sebut Efisiensi Danantara Lampaui 2024 Tantang Pengelola BUMN Raih ROA 7 Persen Segera
Dukungan Ribuan Warga Warnai Deklarasi Dony Ahmad Munir Gabung Gerindra di Sumedang 2026
Desakan Wapres Gibran Percepat RUU Perampasan Aset yang Dikritik Pukat UGM Secara Terbuka