• Sabtu, 18 April 2026

Prabowo Temui Putin Bahas BRICS, Indonesia Resmi Masuk Blok Ekonomi Global Strategis Dunia

Photo Author
Tim Indonesia Raya, Indonesia 24 Jam
- Selasa, 14 April 2026 | 06:29 WIB
Prabowo Subianto dan Vladimir Putin bertemu di Moskow bahas keanggotaan Indonesia di BRICS dan kerja sama strategis global (Dok. Bakom RI)
Prabowo Subianto dan Vladimir Putin bertemu di Moskow bahas keanggotaan Indonesia di BRICS dan kerja sama strategis global (Dok. Bakom RI)

Momentum ini dinilai dapat memperluas akses Indonesia terhadap pasar global, investasi, serta kolaborasi teknologi dan energi.

Indonesia Perkuat Posisi Tawar dalam Peta Geopolitik Global Baru

Keanggotaan Indonesia dalam BRICS terjadi di tengah perubahan lanskap geopolitik global yang ditandai meningkatnya peran negara berkembang dalam ekonomi dunia.

Baca Juga: Peran Indonesia dalam Misi Perdamaian Dunia Diuji Usai Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan

Langkah ini memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan menengah yang memiliki pengaruh strategis di kawasan Indo-Pasifik dan global.

Selain itu, forum BRICS memberikan alternatif kerja sama di luar blok ekonomi tradisional yang selama ini didominasi negara Barat.

Dengan demikian, Indonesia berpotensi meningkatkan posisi tawar dalam negosiasi internasional, termasuk perdagangan dan investasi.

Baca Juga: Kebijakan Baru Pemerintah Tambah Anggaran Haji Rp1,77 Triliun Demi Jaga Biaya Terjangkau Jemaah

Latar Belakang Bergabungnya Indonesia dalam BRICS dan Dampaknya

Sebelumnya, wacana bergabungnya Indonesia ke BRICS telah mencuat seiring upaya diversifikasi mitra ekonomi dan penguatan diplomasi global.

Sejumlah media internasional menyoroti langkah ini sebagai strategi Indonesia untuk memperluas jejaring ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Keanggotaan ini juga dinilai selaras dengan kebijakan luar negeri bebas aktif yang selama ini dianut Indonesia.

Baca Juga: Mengapa Vietnam Dan Thailand Bisa Kalahkan Indonesia di Pencak Silat, Ini Penjelasan Prabowo Subianto

Dengan dukungan Rusia, proses aksesi Indonesia berlangsung relatif cepat dibandingkan kandidat negara lainnya.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X