ekonomi

Pemerintah Mulai Fokus Swasembada Protein Setelah Beras dalam Strategi Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 10:58 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membahas strategi swasembada protein nasional sebagai bagian penguatan ketahanan pangan Indonesia. (Facebook.com @Prasetyo Hadi)

INDONESIA24JAM.COM - Apakah Indonesia benar-benar siap melompat dari swasembada beras menuju swasembada protein nasional yang lebih kompleks?

Mengapa pemerintah kini mengalihkan fokus ketahanan pangan ke sektor protein yang dinilai menentukan kualitas generasi produktif masa depan?

Presiden Prabowo Subianto mulai mengarahkan agenda baru ketahanan pangan nasional dengan target swasembada protein setelah capaian swasembada beras dinilai stabil.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan 70 Persen Perdagangan Asia Timur Lewat Indonesia, Ini Penjelasan Presiden Prabowo

Arahan itu disampaikan dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Negara, Rabu (8/4/2026), yang diikuti jajaran kabinet, pimpinan kementerian, serta direksi korporasi BUMN strategis.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah ingin memperluas kemandirian pangan dengan memperkuat komoditas bernilai gizi tinggi, terutama sumber protein nasional.

Pemerintah Mulai Alihkan Fokus Dari Swasembada Beras Menuju Protein Nasional

Pemerintah menilai ketahanan pangan tidak cukup hanya diukur dari ketersediaan karbohidrat, tetapi juga dari kecukupan protein yang memengaruhi kualitas kesehatan masyarakat produktif.

Baca Juga: Ketahanan Energi Jadi Sorotan, Prabowo Dorong Hilirisasi Energi untuk Kurangi Ketergantungan Impor BBM

Prasetyo Hadi menyatakan keberhasilan swasembada beras harus dijaga sekaligus ditingkatkan melalui diversifikasi komoditas pangan yang berorientasi pada perbaikan gizi nasional.

"Kita harus mempertahankan dan meningkatkan swasembada pangan kita, karena yang berhasil baru di bidang beras, dan kita ingin menuju keberhasilan komoditas selain beras," kata Prasetyo.

Langkah ini sejalan dengan agenda pembangunan sumber daya manusia yang sebelumnya menempatkan perbaikan gizi sebagai faktor penting meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Baca Juga: Prabowo Targetkan Indonesia Jadi Magnet Investasi Global Lewat Stabilitas dan Kawasan Keuangan Khusus

Potensi Sektor Kelautan Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Protein Indonesia Kedepan

Pemerintah menempatkan sektor kelautan sebagai tulang punggung swasembada protein karena Indonesia memiliki sumber daya ikan yang besar dan belum sepenuhnya dimanfaatkan optimal.

Prasetyo menyebut protein berbasis ikan menjadi salah satu prioritas karena sektor maritim memiliki potensi besar untuk menopang kebutuhan gizi masyarakat nasional.

Halaman:

Tags

Terkini