INDONESIA24JAM.COM - Apakah ratusan izin tambang bermasalah akan benar-benar dicabut dalam waktu sepekan?
Mampukah langkah tegas Presiden mengubah tata kelola tambang agar lebih berpihak kepada kepentingan rakyat dan negara?
Prabowo Perintahkan Evaluasi Cepat Izin Tambang Ilegal Demi Kepentingan Nasional
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengevaluasi izin tambang bermasalah dalam taklimat kabinet di Istana Negara, Rabu (09/04/2026).
Arahan tersebut muncul setelah Presiden menerima laporan ratusan Izin Usaha Pertambangan (IUP) bermasalah di kawasan hutan lindung yang diduga belum memenuhi persyaratan perizinan lengkap.
Presiden menegaskan evaluasi cepat diperlukan agar pengelolaan sumber daya alam kembali berpihak kepada negara dan masyarakat melalui tata kelola pertambangan yang akuntabel.
Presiden Tekankan Penertiban Tambang Ilegal Demi Kepentingan Nasional dan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah tidak memiliki waktu untuk mentoleransi izin tambang yang tidak jelas status legalitasnya.
Baca Juga: Ketahanan Pangan Masuk Babak Baru, Pemerintah Targetkan Kemandirian Protein Setelah Produksi Beras
Menurut Presiden, penertiban harus dilakukan tanpa mempertimbangkan kedekatan pribadi atau hubungan kelompok tertentu dalam proses pengambilan keputusan strategis nasional.
"Segera evaluasi, kalau tidak jelas cabut semua, kita hanya membela kepentingan nasional dan kepentingan rakyat," kata Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Presiden juga menegaskan tidak boleh ada konflik kepentingan dalam kebijakan strategis sektor energi dan sumber daya mineral.
Menteri ESDM Diminta Laporkan Evaluasi IUP dalam Waktu Singkat
Dalam pertemuan tersebut Presiden meminta laporan hasil evaluasi disampaikan lebih cepat dari target awal yang disampaikan Menteri ESDM.
Bahlil Lahadalia menyampaikan target evaluasi awal selama dua minggu kepada Presiden.
Artikel Terkait
Posisi Geografis Indonesia Disebut Prabowo Kunci Kekuatan Baru Ekonomi di Tengah Gejolak Global Saat Ini
Indonesia Siapkan Special Financial Center di Bali Saat Investor Global Mencari Negara Aman untuk Investasi
Stabilitas Negara Bisa Terganggu Disinformasi Digital, Prabowo Tekankan Pentingnya Kontrol Informasi
Pasokan LPG dari Amerika dan Australia Jadi Kunci Stabilitas Energi Nasional di Tengah Krisis Global
Ekonomi Dinilai Stabil, Pemerintah Pertahankan Disiplin Fiskal dan Target Pertumbuhan 5,5 Persen Tahun 2026
Perang Iran - Amerika Serikat Berhenti Sementara, Indonesia Ajak Utamakan Dialog dan Stabilitas Kawasan
Kabar Biaya Haji 2026 Turun Antrean Jemaah Indonesia Juga Dipangkas, Ini Penjelasan Resmi Pemerintah
Pemerintah Mulai Fokus Swasembada Protein Setelah Beras dalam Strategi Ketahanan Pangan Nasional
Indonesia Bidik Dana Global Lewat Special Financial Center Saat Ketidakpastian Geopolitik Ubah Arah Investasi
Rencana Special Financial Zone Bali Jadi Senjata Indonesia Tarik Modal Asing Saat Konflik Global Meningkat Tajam