• Sabtu, 18 April 2026

Permintaan Urea Indonesia Meningkat dari Australia hingga Brasil di Tengah Krisis Pupuk Global

Photo Author
Tim 24 Jam News, Indonesia 24 Jam
- Jumat, 17 April 2026 | 15:05 WIB
Lonjakan aktivitas tanam petani menjadi indikator tingginya serapan pupuk subsidi nasional. Wamentan Sudaryono (Dok. Instagram @sudaru_sudaryono)
Lonjakan aktivitas tanam petani menjadi indikator tingginya serapan pupuk subsidi nasional. Wamentan Sudaryono (Dok. Instagram @sudaru_sudaryono)

Keunggulan ini menjadi modal penting dalam memperkuat daya saing Indonesia di pasar pupuk internasional.

Baca Juga: B50 Dan E20 Dikebut, Mampukah Bioenergi Indonesia Hentikan Impor Solar dan Jadi Eksportir Energi Baru

Permintaan dari Banyak Negara Tinggi Namun Pemerintah Tetap Berhati Hati

Permintaan urea Indonesia tidak hanya datang dari Australia, tetapi juga dari India, Filipina, dan Brasil.

Namun pemerintah tetap berhati-hati agar tidak menjanjikan pasokan yang melebihi kapasitas produksi nasional.

Pendekatan ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan domestik dan peluang ekspor.

Baca Juga: Indonesia Perkuat Ketahanan Energi Lewat Pasokan Minyak Rusia, Bagaimana Dampaknya Bagi Harga dan Stabilitas

Sudaryono menegaskan bahwa kebijakan ekspor harus dilakukan secara selektif dan berbasis ketersediaan stok nasional.

Langkah ini penting untuk menghindari risiko kekurangan pupuk yang dapat berdampak pada sektor pertanian domestik.

Ketersediaan Pupuk Nasional Aman Didukung Distribusi yang Terus Dipercepat

Pemerintah memastikan stok pupuk subsidi dalam negeri berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan petani.

Baca Juga: Strategi Energi Prabowo Berbuah Hasil, Pasokan Minyak Rusia Amankan Kebutuhan Nasional Hingga Akhir Tahun

Sudaryono menyebutkan bahwa tingginya serapan pupuk menunjukkan aktivitas tanam yang meningkat di berbagai daerah.

Jika terjadi kekosongan sementara di kios, hal tersebut lebih disebabkan oleh percepatan distribusi yang sedang berlangsung.

“Dalam satu hingga dua hari biasanya pupuk sudah tersedia kembali karena stok sebenarnya ada,” jelas Sudaryono.

Baca Juga: Instruksi Presiden Prabowo Penertiban IUP Bermasalah di Kawasan Hutan Jadi Prioritas Nasional Tahun Ini

Kondisi ini menunjukkan sistem distribusi berjalan dinamis mengikuti kebutuhan lapangan yang meningkat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X