Kontribusi pajak dan royalti terhadap PDB Indonesia masih sekitar 9%–10%, jauh di bawah negara maju yang mencapai 30%–40%.
Baca Juga: Pengadaan EDC BRI Rp2,2 Triliun Diselidiki, KPK Diminta Tegas Beri Kepastian Hukum Saksi Finnet
“Nilai tambah terbesar masih dinikmati di luar negeri karena dominasi ekspor bahan mentah,” ujar Dany Amrul Ichdan.
Ia menilai hilirisasi industri menjadi strategi utama untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.
Peluang Secondary Resources dan Limbah Industri Tambang Nasional
Dany menyebut sumber daya sekunder dan limbah industri tambang memiliki potensi ekonomi besar yang belum dimanfaatkan optimal.
Baca Juga: Jeff Bezos Hidupkan Washington Post dari Krisis Cetak Menuju Dominasi Langganan Digital Global
Monetisasi sumber daya sekunder dapat memperpanjang umur ekonomi sumber daya alam sekaligus meningkatkan efisiensi industri nasional.
Selain sektor tambang, peluang peningkatan nilai tambah juga terdapat pada sektor perikanan dan industri lain yang belum optimal.
“Potensi ekonomi tidak hanya berasal dari tambang, tetapi juga sektor lain yang perlu dioptimalkan,” kata Dany Amrul Ichdan.
Penguatan Riset Inovasi Industri Untuk Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan Nasional
Dany menilai penguatan riset dan pengembangan menjadi kunci transformasi ekonomi Indonesia menuju negara maju.
Anggaran riset nasional yang masih sekitar 0,3% dari PDB dinilai belum cukup untuk mendorong inovasi dan penciptaan teknologi.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara BUMN, UMKM, startup, dan perguruan tinggi dalam ekosistem industri nasional.
Baca Juga: Kebijakan Tambang Diperketat, 29 IUP Masih Dibekukan Meski 47 Tambang Dinyatakan Patuh Regulasi
“Penguasaan teknologi dan inovasi harus menjadi prioritas agar Indonesia mampu naik kelas dan mencapai pertumbuhan ekonomi tinggi,” ujar Dany Amrul Ichdan.****
Artikel Terkait
Moody’s Turunkan Outlook Negatif, IHSG Turun 2,83% dan Risiko Capital Outflow Puluhan Miliar Dolar AS Meningkat
Danantara Siapkan Dana Investasi Saham Harian dan Ambil 30 Persen Ekuitas Proyek Energi Strategis Nasional
Prabowo Serap Masukan 5 Konglomerat dalam Diskusi 4 Jam, Fokus Industri, Lapangan Kerja, dan Ekonomi
Industri Tekstil Berpotensi Tumbuh 7 Persen Jika Kebijakan Hulu Hilir dan Energi Terintegrasi Nasional
DJP Ungkap Potensi Kerugian Pajak Rp4 Triliun dari 40 Korporasi Baja dan Bahan Bangunan Sejak 2015 - 2019
Pemprov Jabar Pertahankan 47 Tambang Aktif Sambil Evaluasi 29 IUP Demi Lingkungan dan Keselamatan
Langkah Jeff Bezos Menguasai Washington Post dan Dampaknya Terhadap Independensi Redaksi
Kajian Mendalam KPK Soroti Legalitas Ekspor Dan Pengawasan Nikel Nasional yang Masih Lemah
Aksi Protes Palestina di Australia Meluas ke Puluhan Kota Saat Presiden Israel Isaac Herzog Knjungan
Dikriitik Menkeu Secara Terbuka, Trenggono Bantah Dana APBN, Ungkap Skema Pinjaman Inggris