Baca Juga: JK Bongkar Hilirisasi Nikel: Investasi Triliunan Masuk, Manfaat Publik Dinilai Masih Sangat Terbatas
Prabowo mengatakan korporasi — termasuk korporasi besar — tidak boleh mengalahkan negara dan harus tunduk pada aturan nasional yang menekankan kesejahteraan rakyat.
Dampak Ekonomi dan Lingkungan
Pengamat mengatakan larangan izin baru dapat berdampak terhadap investasi jangka pendek di sektor pertambangan dan kehutanan.
Namun di sisi lain dapat memperbaiki tata kelola dan menjamin hak rakyat atas kekayaan alam.
Baca Juga: Bukan Isu Viral di Medsos: PA Bandung Tegaskan Gugatan Cerai Atalia Praratya Masuk Jalur Hukum
Data resmi tahun 2024 menunjukkan deforestasi Indonesia turun dibanding tahun sebelumnya, dengan berbagai izin bermasalah sebagai salah satu pemicunya.
Investor dan Kepastian Hukum
Pihak pengusaha mempertanyakan kejelasan kepastian hukum apabila moratorium dan peninjauan ulang konsesi dilakukan tanpa rencana transisi yang jelas.
Banyak korporasi menilai langkah ini perlu diimbangi dengan reformasi regulasi yang memberi kepastian dan proteksi hukum terhadap kontrak yang sudah ada.
Baca Juga: Dugaan Tambang Emas Ilegal di Komodo, KPK Temukan Bukaan Lahan Di Zona Penyangga Wisata Dunia
Langkah Presiden Prabowo yang melarang penerbitan izin baru serta menindak izin yang tidak sesuai konstitusi merupakan gebrakan besar dalam tata kelola sumber daya alam.
Arah kebijakan ini tetap menuai debat tajam antara kepentingan nasional dan kepastian ekonomi korporasi.
Namun secara tegas menggarisbawahi prioritas pemerintahan terhadap kontrol negara atas SDA.****
Artikel Terkait
Setelah 338 Warga Meninggal, Sumatera Utara Dibayangi Hujan Lebat Akibat Bibit Siklon 91S
Kejagung Kejar Aset Kasus Sritex, Hotel Ayaka Suites Disita Demi Pemulihan Kerugian Negara
Puluhan Hektare Hutan Lindung Gowa Rusak, Aliran DAS Jeneberang Terancam Banjir dan Sedimentasi
Ekonomi Rp32 Ribu Triliun, Hashim Djojohadikusumo Sebut Rp7.000 Triliun Tak Tercatat dan Rugikan Negara
Ekspansi Global Danantara: Akuisisi Hotel dan Ambil Alih Lahan Seluas 4,4 Hektare di Jantung Makkah
Gugatan Cerai Atalia Praratya Terdaftar, PA Bandung Tegaskan Proses Hukum Bukan Isu Medsos
KPK Cium Tambang Emas Ilegal di Pulau Sebayur, 1 Kawasan Penyangga TN Komodo Jadi Sorotan
Stok Aman, Harga Bergejolak: Bapanas Mobilisasi 13 Ton Cabai Harian dari Sentra Produksi
Angka Pertumbuhan Tinggi, Dampak Rendah: Kritik Jusuf Kalla Terhadap Kebijakan Hilirisasi Nikel Nasional
Angka dan Nama Baru di PT Aneka Tambang Tbk: RUPSLB 2025 Tetapkan 6 Direksi dan 6 Komisaris