• Sabtu, 18 April 2026

Prospek Ekonomi Indonesia 2026: Konsumsi Rumah Tangga Masih Menopang Lebih 50 Persen PDB

Photo Author
Tim 24 Jam News, Indonesia 24 Jam
- Kamis, 1 Januari 2026 | 20:00 WIB
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.  (Facebook.com @Prabowo Subianto)
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

INDONESIA24JAM.COM - Bisakah ekonomi Indonesia 2026 melaju lebih cepat dengan mengandalkan hilirisasi dan konsumsi domestik?

Ataukah tekanan global dan tantangan fiskal justru menjadi rem bagi ambisi pertumbuhan jangka menengah nasional?

Tahun 2026 Disebut Menjadi Landasan Pacu Ekonomi Nasional

Pemerintah menilai 2026 sebagai fase krusial setelah konsolidasi kebijakan ekonomi pascapergantian pemerintahan nasional.

Baca Juga: Sidak Pasar Nataru: Mentan Amran Sulaiman Temukan Minyak Goreng Di Atas HET Rp18.000 Per Liter

Target pertumbuhan ekonomi dipatok pada kisaran 5,2 hingga 5,4 persen sebagai fondasi menuju sasaran lebih tinggi.

Perencanaan tersebut tercantum dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal terbaru.

Belanja Pemerintah dan Program Prioritas Dorong Aktivitas Lokal

Belanja pemerintah diarahkan pada program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki efek pengganda ke daerah.

Baca Juga: Demutualisasi BEI Masuk Tahap Final, Ini 6 Perubahan Besar Tata Kelola Bursa Indonesia

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut program tersebut mendorong UMKM dan rantai pasok pangan lokal.

Realisasi belanja yang tepat waktu dinilai penting untuk menjaga momentum pertumbuhan awal tahun.

Ekonomi Digital dan Energi Terbarukan Mulai Menunjukkan Potensi

Sektor ekonomi digital diproyeksikan tumbuh pesat seiring penetrasi internet ke luar kota besar.

Baca Juga: KDM Tegaskan Jawa Barat Bukan Wilayah Sawit Skala Besar, Audit Lahan BUMN Jadi Sorotan

Fintech dan e-commerce dinilai memperluas inklusi keuangan dan mendukung konsumsi rumah tangga.

Sementara itu, proyek energi terbarukan mulai terealisasi seiring komitmen Net Zero Emission nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X