INDONESIA 24JAM - Apakah pembukaan seleksi calon komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2026 akan mengubah arah pengawasan sektor jasa keuangan nasional
Siapa figur yang dinilai mampu menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia di tengah dinamika global dan domestik saat ini?
Pendaftaran Resmi Calon Komisioner OJK Dibuka Hingga Awal Maret
Presiden Prabowo Subianto membentuk Panitia Seleksi calon pengganti Anggota Dewan Komisioner OJK melalui Keppres Nomor 16/P Tahun 2026 tertanggal 9 Februari 2026.
Baca Juga: OJK Bertemu Moody’s Bahas Outlook Negatif 5 Bank Besar, Ini Penjelasan Soal Stabilitas Perbankan
Pendaftaran calon komisioner OJK resmi dibuka secara daring sejak 11 Februari hingga 2 Maret 2026 melalui laman seleksi resmi Kementerian Keuangan.
Seleksi ini bertujuan menjaga keberlanjutan kepemimpinan dan memperkuat tata kelola OJK sebagai lembaga independen yang mengawasi sektor jasa keuangan nasional.
Susunan Pansel OJK Libatkan Otoritas Fiskal dan Moneter Nasional
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ditunjuk sebagai Ketua Panitia Seleksi merangkap anggota dalam proses rekrutmen calon pimpinan OJK 2026.
Ia didampingi delapan anggota lain dari unsur pemerintah, otoritas moneter, dan profesional yang memiliki kompetensi di bidang ekonomi dan keuangan nasional.
Menurut Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan sekaligus Ketua Panitia Seleksi, pembentukan pansel bertujuan memastikan proses seleksi berjalan transparan, kredibel, dan akuntabel.
Tiga Jabatan Strategis OJK Akan Diisi Melalui Seleksi Terbuka
Panitia Seleksi membuka pengisian jabatan Ketua Dewan Komisioner, Wakil Ketua Dewan Komisioner, dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal serta Bursa Karbon.
Ketiga posisi strategis tersebut diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan, meningkatkan integritas lembaga, dan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Calon peserta wajib memenuhi persyaratan umum, termasuk warga negara Indonesia dengan integritas, moral, serta rekam jejak profesional yang baik.
Artikel Terkait
Belanja Modal Naik 44,2 Persen Dorong Pertumbuhan Ekonomi Menjelang Tutup Tahun Anggaran
Kasus EDC BRI Rp2,2 Triliun Disorot, KPK Diminta Tegas Jelaskan Status Hukum Direktur PT Finnet
Langkah Jeff Bezos Menguasai Washington Post dan Dampaknya Terhadap Independensi Redaksi
6 Nama Tersangka Korupsi Bea Cukai Dan Peran Korporasi dalam Skema Suap Impor Terbaru
Temuan KPK 2023 Beberkan Titik Lemah Tata Kelola Nikel Dari Hulu Tambang Sampai Hilir Ekspor
Jejak 12 Korporasi Diselidiki KPK, Kepala KPP Diduga Terlibat Pengaturan Restitusi Pajak Korporasi
3.000 Polisi Dikerahkan di Sydney Saat Ribuan Massa Protes Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog
Dikriitik Menkeu Secara Terbuka, Trenggono Bantah Dana APBN, Ungkap Skema Pinjaman Inggris
Cadangan Mineral Terbesar Dunia, Wadirut MIND ID Dorong Hilirisasi Untuk Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Isu Tambang Ilegal Menguat, Ini Pernyataan Susno Duadji Soal Daftar Jenderal Dipegang Presiden Prabowo