• Sabtu, 18 April 2026

Sektor Riil Ekonomi Syariah Indonesia Mulai Dominasi, Keuangan Ikut Mendukung

Photo Author
Tim 24 Jam News, Indonesia 24 Jam
- Selasa, 30 Desember 2025 | 07:00 WIB
Dr. Handi Risza jelaskan literasi 43% namun inklusi 13%, PR besar bagi ekonomi syariah 2026. (Facebook.com @Dr Handi Risza SE, MEc)
Dr. Handi Risza jelaskan literasi 43% namun inklusi 13%, PR besar bagi ekonomi syariah 2026. (Facebook.com @Dr Handi Risza SE, MEc)

INDONESIA24JAM.COM - Apakah ekonomi syariah Indonesia benar-benar bergerak dari sekadar sektor keuangan menuju sektor riil yang lebih produktif?

Bagaimana hal ini memengaruhi posisi Indonesia sebagai pusat investasi halal dunia?

Indonesia Mendorong Sektor Riil Sebagai Pilar Ekonomi Syariah Nasional

Transformasi ekonomi syariah Indonesia kini bergerak dari dominasi sektor keuangan menuju penguatan sektor riil.

Baca Juga: CBA Tekankan Pentingnya Panggil Komisaris United Tractors dalam Kasus Dugaan Korupsi Impor BBM

Terutama industri halal, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif.

Dr. Handi Risza, Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Ekonom CSED Indef, menjelaskan bahwa awalnya ekonomi syariah didominasi sektor keuangan.

Tetapi kini arus investasi dan perhatian mulai beralih ke sektor riil yang menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Juga: Banjir Sumatera Dalam Angka, Akademisi Ungkap Kegagalan Terkait Tata Ruang dan Agraria

Industri Halal Menjadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional Indonesia

Peran industri halal semakin signifikan, terutama dalam bidang makanan halal, kosmetik, farmasi, teknologi halal, dan gaya hidup Muslim, sebagai pendorong investasi dan inovasi nasional.

Menurut Dr. Handi Risza, keberadaan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai LPNK langsung di bawah Presiden.

Dan dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp335 triliun menjadi peluang strategis memperluas dampak ekonomi syariah secara nasional.

Baca Juga: Danantara di Panggung Global, 5 Alasan Press Release Internasional Jadi Kunci Kepercayaan Investor

Investasi Halal Indonesia Mencetak Rekor Internasional

Dalam State of the Global Syariah Economy (SGIE) Report 2024/2025, Indonesia menempati posisi ketiga dunia dengan skor Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 99,9.

Meningkat 19,8 poin dibanding tahun sebelumnya, dan mencatat investasi halal tertinggi global senilai 1,6 miliar Dolar AS dari 40 transaksi sepanjang 2023.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X