Literasi Keuangan Syariah Masih Menjadi Tantangan Utama
Meski literasi keuangan syariah mencapai 43,42%, tingkat inklusinya hanya 13,41%, meninggalkan 30,01% masyarakat yang memahami produk syariah namun belum memanfaatkannya.
Baca Juga: Gus Yazid Tersangka TPPU Rp20 Miliar, Aliran Dana Korupsi BUMD Cilacap Rugikan Negara Rp237 Miliar
Handi menekankan perlunya inovasi untuk menjangkau masyarakat hingga daerah-daerah terpencil.
Strategi 2026 Mendorong Pertumbuhan Inklusif dan Berkelanjutan
Handi menegaskan transformasi ekonomi syariah perlu dijaga agar tahun 2026, perkembangan ekonomi tetap inklusif, berkelanjutan, dan dapat mendorong Indonesia semakin kokoh sebagai pusat investasi halal global.****
Artikel Terkait
Operasi Desember 2025 Bongkar Tambang Ilegal di TN Kutai, 7 Ekskavator Jadi Barang Bukti
Ekspor Batu Bara Ditarik Bea Keluar Mulai 2026, Tarif Fleksibel Berlaku Saat Harga Global Tinggi
7 Tahun Mengendap, Kasus Korupsi Izin Tambang Nikel Konawe Utara dengan Nilai Rp2,7 Triliun Berakhir SP3
Cuitan 2010 Ridwan Kamil Kembali Viral: 15 Tahun Jejak Digital Dibaca Ulang di Tengah Isu Gugatan Cerai
Data Bapanas: Kebutuhan Telur 6,48 Juta Ton, Produksi Nasional Tembus Mencapai 6,56 Juta Ton
Kejati Jateng Ungkap TPPU Rp20 Miliar, Gus Yazid Diduga Terima Dana Korupsi BUMD Cilacap
Penegakan Hukum Dipertanyakan, Mengapa Kerry Adrianto Riza Ditetapkan Sebagai Tersangka?
Dakwaan Berubah Total, Penahanan Kerry Adrianto Riza Sejak Awal Dinilai Tidak Sah Secara Hukum
Data Bencana Menunjukkan Banjir Sumatera Berulang, Reforma Agraria Dinilai Solusi Jangka Panjang
Dari Jakarta ke Wall Street, Mengapa Reputasi Danantara Ditentukan Media Internasional