• Sabtu, 18 April 2026

Romo FX Mudji Sutrisno Tutup Usia, Serikat Yesus Jadwalkan 2 Hari Misa Requiem di Jakarta

Photo Author
Tim 24 Jam News, Indonesia 24 Jam
- Selasa, 30 Desember 2025 | 08:00 WIB
Romo FX Mudji Sutrisno, SJ wafat di Jakarta pada usia 71 tahun, meninggalkan jejak pemikiran iman, seni, dan kebudayaan Indonesia. (Facebook.com @Romo Mudji Sutrisno SJ)
Romo FX Mudji Sutrisno, SJ wafat di Jakarta pada usia 71 tahun, meninggalkan jejak pemikiran iman, seni, dan kebudayaan Indonesia. (Facebook.com @Romo Mudji Sutrisno SJ)

INDONESIA24JAM.COM - Siapa sosok Romo Mudji Sutrisno yang pemikirannya menjembatani iman Katolik, seni, dan kebudayaan Indonesia selama puluhan tahun?

Apa warisan intelektual dan spiritual Romo Mudji Sutrisno yang kini ditinggalkan bagi generasi akademisi dan seniman Indonesia?

Romo Mudji Sutrisno dan Warisan Pemikiran Kebudayaan

Romo Prof. Dr. FX Mudji Sutrisno, SJ wafat pada Minggu malam, 28 Desember 2025. Ia meninggal dunia di Rumah Sakit Carolus, Jakarta, pada usia 71 tahun.

Baca Juga: Miliarder Elon Musk Tembus 749 Miliar Dolar AS, Ini Daftar 10 Orang Terkaya Dunia Desember 2025

Serikat Yesus mengonfirmasi wafatnya melalui Rm. Setyo Wibowo, SJ. Pengumuman resmi disampaikan kepada komunitas Gereja Katolik Indonesia.

“Jenazah akan disemayamkan di Canisius Chapel,” kata Rm. Setyo Wibowo, SJ. Misa Requiem dijadwalkan Senin dan Selasa pukul 19.00 WIB.

Dari Surakarta Hingga Panggung Intelektual Nasional

Mudji Sutrisno lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 12 Agustus 1954. Ia dikenal sebagai imam, budayawan, akademisi, penyair, dan pelukis.

Baca Juga: Indonesia Catat 1,6 Miliar Dolar AS Investasi Halal 2025, Posisi Global Ketiga Terkuat

Sebagai anggota Serikat Yesus, ia menempuh pendidikan filsafat dan teologi secara mendalam. Pendekatan intelektualnya menekankan dialog iman dan realitas sosial.

Ia aktif mengajar di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan STF Driyarkara. Ratusan mahasiswa dibimbingnya melalui pemikiran kritis dan reflektif.

Pemikiran Filsafat yang Membumi dan Kontekstual

Romo Mudji dikenal sebagai pemikir budaya yang menolak dikotomi iman dan kebudayaan. Ia menempatkan iman sebagai dialog aktif dengan realitas manusia.

Baca Juga: CBA Tekankan Pentingnya Panggil Komisaris United Tractors dalam Kasus Dugaan Korupsi Impor BBM

Menurut data Atma Jaya, ia menulis lebih dari 30 buku dan ratusan artikel. Topiknya mencakup filsafat, estetika, budaya, dan kemanusiaan.

Pendekatan tersebut membuat pemikirannya mudah diterima lintas latar belakang. Ia kerap diundang dalam seminar nasional dan forum kebudayaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X