• Sabtu, 18 April 2026

Indonesia Desak Investigasi Serangan Pasukan Perdamaian UNIFIL Setelah Prajurit TNI Gugur dalam Konflik

Photo Author
Tim 24 Jam News, Indonesia 24 Jam
- Selasa, 31 Maret 2026 | 10:10 WIB
Menlu Sugiono sebut pasukan Garuda Indonesia kembali menjadi sorotan dunia setelah insiden serangan terhadap personel UNIFIL di Lebanon Selatan.  (Dok. Bakom RI)
Menlu Sugiono sebut pasukan Garuda Indonesia kembali menjadi sorotan dunia setelah insiden serangan terhadap personel UNIFIL di Lebanon Selatan. (Dok. Bakom RI)

Sugiono mengatakan pemerintah telah memberikan penugasan khusus kepada perwakilan diplomatik Indonesia untuk memantau kondisi seluruh personel TNI di Lebanon.

Baca Juga: Diversifikasi Energi Tiongkok dari Timur Tengah ke Rusia Demi Keamanan Pasokan Industri Nasional

“Kami menugaskan kedutaan besar kita di Beirut untuk memonitor perkembangan prajurit dan menyiapkan langkah pemulasaraan jenazah,” kata Sugiono.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penghormatan militer diberikan secara layak sesuai tradisi penghormatan negara terhadap prajurit yang gugur dalam tugas.

Indonesia Dorong Investigasi UNIFIL Atas Insiden Serangan yang Terjadi

Pemerintah Indonesia mendorong investigasi menyeluruh oleh UNIFIL untuk mengungkap penyebab serangan terhadap personel penjaga perdamaian tersebut.

Baca Juga: Bagaimana Rusia Jadi Mitra Utama Energi Tiongkok Setelah Pasar Eropa Menyusut Akibat Sanksi Barat

Sugiono menegaskan pentingnya transparansi investigasi sebagai bagian dari perlindungan terhadap pasukan perdamaian dari berbagai negara yang bertugas di wilayah konflik.

“Meminta investigasi penuh dari UNIFIL untuk menemukan sumber insiden ini,” ujar Sugiono dalam pernyataan resminya.

Pemerintah juga mendorong semua pihak yang terlibat konflik untuk melakukan deeskalasi guna mencegah eskalasi kekerasan lanjutan di kawasan tersebut.

Baca Juga: Kapal Indonesia Belum Dapat Izin Iran Saat Malaysia Sudah, Ini Penjelasan Resmi Pemerintah Terbaru

Rekam Jejak Kontribusi Indonesia Dalam Operasi Perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa

Indonesia dikenal sebagai salah satu kontributor utama pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan ribuan personel aktif dalam berbagai misi internasional.

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri dan TNI, Indonesia secara konsisten mengirim personel sejak beberapa dekade terakhir sebagai bagian diplomasi pertahanan aktif.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian strategi politik luar negeri bebas aktif Indonesia dalam menjaga stabilitas global serta memperkuat reputasi internasional negara.

Baca Juga: Prestasi Pratu Nawawi di MHQ Libya Jadi Bukti Kombinasi Disiplin Militer dan Pendidikan Pesantren Berkualitas

Peristiwa ini menambah daftar risiko nyata yang dihadapi prajurit Indonesia dalam menjalankan mandat perdamaian dunia di kawasan konflik aktif.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X