Penurunan jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga beras menjadi 50 kabupaten kota menunjukkan upaya stabilisasi berjalan efektif menurut data resmi lembaga statistik nasional.
Baca Juga: Tiga Juta Rumah Baru Dikejar Pemerintah Hingga 2029, Backlog Perumahan Masih 9,9 Juta Unit
Penguatan Stok Cadangan Beras Untuk Natal dan Tahun Baru
Direktur Utama Perum Bulog Korporasi Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan pemerintah akan menggandakan stok Cadangan Beras Pemerintah di setiap provinsi dan kabupaten kota sebagai langkah mitigasi menghadapi peningkatan permintaan.
Penguatan stok dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras tetap terjaga ketika konsumsi masyarakat meningkat pada Desember sehingga harga tidak mengalami lonjakan secara tiba-tiba.
Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan langkah antisipatif tersebut merupakan bagian dari strategi menjaga stabilitas harga beras sepanjang periode akhir tahun.****
Artikel Terkait
IHSG Tembus Level 8.388, Nilai Transaksi Mencapai Nilai Rp22,07 Triliun Hari Ini
Menuju 2029: Bank Indonesia Prediksi Ekonomi RI Tumbuh Sebesar 5,33 Persen Tahun 2026
Dari Ciamis Jawa Barat ke Australia, Jejak Manusia Purba Diduga Satu Keturunan
OSS Digital dan Reformasi Regulasi Dorong Investasi Properti Indonesia Naik 58 Persen Pada 2025
Lapas Gunung Sindur Gagalkan 2 Penyelundupan Sabu, Disembunyikan di Camilan dan Rokok
Dividen Interim SCMA Rp9 Per Saham Menjadi Sinyal Positif Bagi Investor
Klaim 7 Organisasi Advokat Diakui Negara Dipertanyakan, PPKHI Ungkap UU Advokat dan Putusan MK
Hashim Djojohadikusumo Klarifikasi: Semua Akun Media Sosial Atas Namanya Adalah Palsu
Kampung Pasir Makam Cianjur, Fenomena Sosial di Tengah Pemakaman Umum
RUPSLB 1 Desember 2025: Bank BJB Resmi Batalkan Pengurus Baru Atas Saran OJK