Efek tersebut mencakup pekerja, pemasok lokal, usaha mikro, hingga sektor jasa pendukung di sekitar kawasan industri.
Baca Juga: 15 WNA Tiongkok Terlibat Penyerangan Tambang Ketapang, Keamanan Korporasi Disorot Tajam
Manajemen menilai efek ini jauh melampaui perhitungan awal yang biasanya hanya mencakup dua atau tiga lapisan ekonomi.
Lonjakan aktivitas ekonomi tersebut tercermin pada peningkatan konsumsi rumah tangga dan pertumbuhan sektor jasa daerah.
Ekspansi Hilirisasi Alumina dan Smelter Terus Dipersiapkan
Sebagai kelanjutan strategi hilirisasi, Inalum mempersiapkan pengembangan SGAR Phase 2 dengan kapasitas dua juta ton alumina per tahun.
Baca Juga: 15 WNA Tiongkok Terlibat Penyerangan Tambang Ketapang, Keamanan Korporasi Disorot Tajam
Korporasi juga merencanakan pembangunan smelter kedua di Mempawah untuk memperkuat rantai pasok aluminium nasional.
Selain itu, kapasitas produksi Smelter Kuala Tanjung akan ditingkatkan melalui pembangunan Potline 4.
Langkah ini ditujukan untuk mendukung kemandirian industri aluminium nasional secara berkelanjutan.
Baca Juga: Audit Besar SDA Dimulai: Presiden Prabowo Tutup Keran Izin Tambang dan Kehutanan Sepanjang 2025
Fondasi Industri Aluminium Nasional Berdaya Saing
Direktur Utama Inalum, Hendi Prio Santoso, menyatakan hilirisasi merupakan fondasi transformasi jangka panjang industri aluminium Indonesia.
Ia menegaskan bahwa manfaat ekonomi harus dirasakan langsung oleh masyarakat daerah sekitar proyek.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui keterangan resmi korporasi yang dirilis di laman www.inalum.id.
Baca Juga: RUPSLB 15 Desember 2025: Antam Tetapkan Dirut dan Komut Baru, Ini Susunan Lengkap Pengurus
Inalum menargetkan industri aluminium nasional mampu bersaing secara global dengan basis ekonomi daerah yang kuat.****
Artikel Terkait
Ekspansi Global Danantara: Akuisisi Hotel dan Ambil Alih Lahan Seluas 4,4 Hektare di Jantung Makkah
Gugatan Cerai Atalia Praratya Terdaftar, PA Bandung Tegaskan Proses Hukum Bukan Isu Medsos
KPK Cium Tambang Emas Ilegal di Pulau Sebayur, 1 Kawasan Penyangga TN Komodo Jadi Sorotan
Stok Aman, Harga Bergejolak: Bapanas Mobilisasi 13 Ton Cabai Harian dari Sentra Produksi
Angka Pertumbuhan Tinggi, Dampak Rendah: Kritik Jusuf Kalla Terhadap Kebijakan Hilirisasi Nikel Nasional
Angka dan Nama Baru di PT Aneka Tambang Tbk: RUPSLB 2025 Tetapkan 6 Direksi dan 6 Komisaris
Bentrok Tambang Emas Ketapang: 15 WNA Tiongkok Ditangkap, Aset Korporasi Mengalani Rusak
Skema Kemitraan Jadi Opsi ESDM Saat Tambang Ilegal Sebabkan Kerugian Hingga Triliunan
Dugaan Penyerangan Prajurit TNI, 15 WNA Tiongkok dan Kerusakan Aset Tambang Emas Ketapang
Tambang Ilegal dan Penyelundupan Masih Marak, Prabowo Sebut Oknum TNI-Polri Jadi Pelindung Kejahatan