INDONESIA24JAM.COM - Mengapa Indonesia kini gencar menawarkan diri sebagai basis produksi global di Asia Tenggara bagi investor Amerika Serikat?
Seberapa besar peluang kerja dan pertumbuhan ekonomi tercipta dari investasi hilirisasi mineral serta energi masa depan di Indonesia?
Indonesia Perkuat Posisi Mitra Strategis Investor Amerika Serikat Global
Presiden Prabowo Subianto mempromosikan Indonesia sebagai mitra strategis investasi di Asia Tenggara dalam forum bisnis di US Chamber of Commerce, Washington DC.
Ia menilai skala ekonomi nasional yang besar dan stabilitas politik menjadi daya tarik bagi korporasi global untuk menjadikan Indonesia basis produksi utama regional.
Prabowo menegaskan Indonesia tidak hanya menawarkan sumber daya alam melimpah tetapi juga peluang industri bernilai tambah melalui kebijakan hilirisasi nasional.
Hilirisasi Industri Nasional Jadi Fokus Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
Pemerintah mendorong industrialisasi berbasis hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Baca Juga: Prabowo Paparkan MBG, Danantara, dan Pemberantasan Korupsi untuk Yakinkan Investor Amerika Serikat
Prabowo menyebut Indonesia memiliki kekuatan besar pada mineral kritis seperti nikel, tembaga, dan bauksit yang dibutuhkan teknologi masa depan global.
“Saya kira kami memiliki kekuatan di mineral kritis dan laporan menyebut Indonesia salah satu negara dengan cadangan tanah jarang terbesar,” ujar Prabowo.
Danantara Siapkan Proyek Energi dan Industri Bernilai Investasi Tinggi
Prabowo menjelaskan BPI Danantara akan memulai 18 proyek hilirisasi industri tahun ini untuk mempercepat transformasi ekonomi nasional berbasis industri.
Baca Juga: Data Lengkap Denda Tambang Nikel Ilegal Maluku Utara dan Daftar Korporasi yang Disanksi Pemerintah
Salah satu proyek utama adalah pengolahan sampah menjadi energi listrik senilai Rp50,4 triliun yang menjadi bagian strategi ekonomi hijau Indonesia.
“Kami terus bergerak di hilirisasi industri di mana Danantara menjadi motor penggerak utama dan bergerak sangat cepat,” kata Prabowo.
Artikel Terkait
Empat Korporasi Tambang Nikel Didenda Hingga Rp4,32 Triliun, Satgas PKH Ungkap Pelanggaran Serius
Data Penting Bantahan Nia Ramadhani Tentang Hoaks Soal Perceraian dengan Ardi Bakrie Viral
Sorotan Baru Struktur Kepemilikan Korporasi Panas Bumi di Indonesia Timur dan Isu Afiliasi Global
Penegakan Hukum Tambang Malut Uji Kredibilitas Pemerintah Setelah 7 Korporasi Ditindak Satgas PKH
Fakta Penertiban Tambang Ilegal 2026: Satgas PKH Jatuhkan Denda Triliunan Rupiah ke Korporasi Nikel
Strategi America First Trump dan Dampaknya Pada Persaingan Teknologi Amerika Serikat dengan Tiongkok
Perdagangan Lokal Naik Signifikan, BRICS Bangun Sistem Pembayaran Baru untuk Kurangi Risiko Fluktuasi Dolar AS
Pidato Ayatollah Ali Khamenei Tentang Kekuatan Militer AS Picu Kekhawatiran Eskalasi Timur Tengah
Peran Indonesia dalam Board of Peace Soroti Diplomasi Bebas Aktif Untuk Perdamaian Gaza Dan Timur Tengah
Di Washington Prabowo Tawarkan Program MBG, Danantara, Serta Reformasi Tata Kelola ke Investor Global