Proyeksi stok nasional hingga awal 2026 diperkirakan mencapai 12,89 juta ton.
Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Pemantauan PT Vale Perkuat Upaya Mitigasi pada Tahap Konstruksi Proyek Pomalaa
Kebijakan Pemerintah Tegas Tolak Impor Beras
Mentan/Kepala Bapanas menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto.
Kebijakan pemerintah melarang impor beras karena stok nasional yang melimpah.
Amran mengingatkan pentingnya nasionalisme dalam menjaga swasembada pangan.
Tidak ada ruang bagi pihak mana pun untuk mengganggu stabilitas dengan tindakan ilegal.
Pemerintah juga mendalami kemungkinan kasus serupa di wilayah lain seperti Batam.
Penegakan Hukum Kunci Utama Jaga Ketahanan Pangan
Penegakan hukum dan pengawasan ketat menjadi kunci menjaga harga pangan stabil.
Baca Juga: Boy Thohir Tambah 3,14 Juta Saham TRIM, Perkuat Kepemilikan Senilai Rp1,72 Triliun
Langkah ini sekaligus melindungi kepentingan petani dan konsumen Indonesia.
Siaran pers resmi Bapanas mengutip kedekatan stok dan proyeksi produksi yang kuat.
Nilai strategis ini harus dilindungi dari praktik penyelundupan beras ilegal yang merugikan bangsa.****
Artikel Terkait
BI Rate Terendah Sejak Oktober 2022, Bank Indonesia Pertimbangkan Pelonggaran Moneter
Ekspansi Strategis: Akuisisi Emway Dorong Diversifikasi Pendapatan dan Penguatan Margin BABY
Koreksi Bitcoin Tembus 89.000 Dolar AS, Tekanan ETF dan Kebijakan Tarif Picu Kekhawatiran Investor Kripto
Tumpang Tindih Video Izin Tambang: JATAM Soroti Kekacauan Pengawasan Nikel di Halmahera
Boy Thohir Tambah 3,14 Juta Saham TRIM, Perkuat Kepemilikan Senilai Rp1,72 Triliun
Indikator Potensi Risiko Setelah Kepergian Yusuf Saadudin dari Kursi Direktur Utama Bank BJB
Kejagung Cegah 5 Nama Termasuk Dirut Djarum: Fakta Baru Dugaan Suap Pajak Rp Triliunan 2016–2020
Data 2 Otoritas Tegaskan Izin Tambang Tak di Tangan Gubernur, Sherly Pastikan Independensi Kebijakan
INDEF Temukan Indikator: Mampukah Ekonomi Mengejar Pemerataan dan Pertumbuhan Inklusif?
Pertemuan Prabowo–Sistema Group Bahas Produksi Obat Murah dan Kapal Listrik