• Sabtu, 18 April 2026

Fakta vs Viral: ESDM Pastikan Tidak Ada Aktivitas Tambang di Gunung Slamet Berdasarkan Citra Satelit

Photo Author
Tim 24 Jam, Indonesia 24 Jam
- Selasa, 23 Desember 2025 | 10:25 WIB
Pemerintah menegaskan tidak ada alat berat maupun operasi industri di kawasan Gunung Slamet.  (Instagram.com @slametmountain)
Pemerintah menegaskan tidak ada alat berat maupun operasi industri di kawasan Gunung Slamet. (Instagram.com @slametmountain)

INDONESIA24JAM.COM - Benarkah Gunung Slamet kembali dirambah tambang, atau publik sedang digiring oleh potongan visual tanpa konteks yang menyesatkan?

Mengapa isu bukaan lahan lama bisa berubah menjadi tudingan aktivitas pertambangan aktif yang memicu keresahan publik nasional?

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan tidak terdapat aktivitas pertambangan aktif di Gunung Slamet sebagaimana isu yang viral di media sosial.

Baca Juga: Bencana Beruntun di Sumatera, ANTAM Kerahkan Tim Tanggap Darurat dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

Bukaan lahan yang dipersoalkan publik merupakan jejak lama eksplorasi panas bumi yang telah dihentikan sejak beberapa tahun lalu.

Penegasan tersebut disampaikan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM melalui hasil peninjauan lapangan resmi Desember 2025.

Hasil Verifikasi Lapangan dan Data Citra Satelit Terkini

Tim Ditjen Gakkum ESDM melakukan inspeksi langsung pada 13 Desember 2025 di area yang disebut sebagai lokasi dugaan tambang.

Baca Juga: RUPSLB Bank Mandiri 2025: Pengalaman 3 Dekade Jadi Modal Zulkifli Zaini Awasi Tata Kelola

Hasil pemeriksaan memastikan tidak ada alat berat, aktivitas pengeboran, maupun operasi pertambangan di kawasan tersebut.

Citra satelit Sentinel-2 tertanggal 30 Mei 2025 menunjukkan area bekas bukaan lahan telah ditumbuhi vegetasi alami secara bertahap.

Asal Usul Bukaan Lahan Eksplorasi Panas Bumi Lama

Bukaan lahan terjadi pada periode 2017 hingga 2018 untuk mendukung eksplorasi panas bumi oleh korporasi PT Sejahtera Alam Energi.

Baca Juga: Lelang Sah Tapi Aset Tak Bisa Diambil, Dugaan Manipulasi MFO Korporasi Negara Menguat

Kegiatan tersebut meliputi pembangunan jalan akses rig, kolam pemboran, dan tiga sumur eksplorasi sesuai kaidah teknis geologi.

Seluruh aktivitas eksplorasi dihentikan dan tidak berlanjut ke tahap produksi maupun pertambangan komersial.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X