INDONESIA24JAM.COM - Bagaimana nasib aset negara ketika transparansi dan konsistensi pengelolaan dipertanyakan di tubuh korporasi milik negara?
Apakah sengketa eksekusi MFO ini menjadi cerminan lemahnya tata kelola aset strategis nasional?
Sengketa eksekusi aset Marine Fuel Oil di lingkungan PT PLN Persero menyoroti isu transparansi pengelolaan aset negara.
Baca Juga: Kasus Rp 2,7 Triliun Investree: Mantan CEO Adrian Gunadi Ditangkap, OJK Bongkar Dugaan Dana Ilegal
Pemenang lelang resmi, Moh Wasik, mengaku belum dapat menguasai aset meski proses lelang dilakukan secara sah.
Aset MFO dilelang melalui KPKNL bekerja sama dengan Bank Muamalat.
Namun hingga bertahun-tahun setelah lelang, eksekusi di lapangan belum berjalan sepenuhnya.
Baca Juga: Produksi Cabai Desember 2025 Tembus 236 Ribu Ton, Bapanas Pastikan Pasokan Aman Hingga Idulfitri
Pengamanan Lokasi dan Hambatan Teknis Eksekusi
Kuasa hukum Moh Wasik menyebut pengamanan lokasi menjadi kendala utama saat proses pengambilan aset.
Di Rayon III Silae Palu, akses ke tangki MFO disebut ditutup oleh petugas keamanan internal.
Nur Setia Alam Prawiranegara menyatakan tindakan tersebut menghambat pelaksanaan hak hukum kliennya.
Baca Juga: Penanganan Bencana Sumatera: BUMN Kerahkan 1.066 Relawan, Siapkan 109 Truk Bantuan Kemanusiaan
Ia menegaskan bahwa eksekusi aset lelang seharusnya mendapat dukungan administratif, bukan hambatan.
Ketidaksesuaian Data dan Risiko Tata Kelola
Hasil investigasi awal menemukan perbedaan data volume MFO di sejumlah PLTD Sulawesi.
Artikel Terkait
Gugatan Terhadap Ridwan Kamil Memanas, 1 Tahap Mediasi Jadi Penentu Arah Sengketa
Anggaran Energi Sebanyak Rp399,38 Triliun Diaudit BPK, Temuan Kepatuhan Rp356,64 Miliar
Rp2,09 Triliun Denda Administratif, WALHI Nilai Negara Lunak Hadapi Kejahatan Lingkungan
Kejati Sulawesi Utara Usut Dugaan Korupsi Tambang, Operasi PT HWR Periode 2005–2025 Disorot
PBB Buka Fakta Tambang Nikel Kabaena, 16 IUP Picu Kerusakan Lingkungan dan Krisis Sosial
BPK Bongkar Kebijakan Harga BBM Industri, Korporasi Pertamina Patra Niaga Dinilai Abai Risiko
Danantara Indonesia dan BP BUMN Kerahkan 1.066 Relawan dan 109 Truk Bantuan untuk Operasi Kemanusiaan
1.066 Relawan dan 109 Truk Dikerahkan, Danantara – BP BUMN Perkuat Tanggap Darurat Bencana Sumatera
Hari Bela Negara, BUMN Tegaskan Tanggung Jawab Kebangsaan Lewat 1.066 Relawan dan 109 Truk Bantuan
Produksi Cabai Besar 127,8 Ribu Ton, Pemerintah Kawal Distribusi Jelang Natal dan Tahun Baru