Fundamental Ekonomi Lemah Dan Risiko Kenaikan Harga Barang Konsumen
Anthony menilai bahwa persoalan utama rupiah bukan pada nominal mata uang, melainkan defisit transaksi berjalan yang terus berlangsung sejak 2012 dan melemahkan fundamental ekonomi nasional.
Baca Juga: DPR Soroti Impor Kedelai 2,6 Juta Ton dan Mendesak Pemerintah Prioritaskan Komoditas Strategis
Ia memperingatkan risiko kenaikan harga barang akibat pembulatan ketika proses transisi dilakukan, terutama bagi kelompok rentan yang daya belinya sangat sensitif terhadap perubahan nilai.
Ia menyebut tidak semua kenaikan harga akan tercermin dalam indeks harga konsumen sehingga dapat menimbulkan bias pengukuran inflasi dan mengaburkan tekanan biaya hidup.
Analisis Pengamat Tentang Relasi Redenominasi dan Persepsi Publik
Anthony menilai bahwa tanpa urgensi ekonomi, wacana redenominasi berpotensi hanya menjadi pengalihan isu di tengah situasi ekonomi yang menantang dan membutuhkan fokus pada perbaikan fundamental.
Baca Juga: Masuk 250 Ton Beras Ilegal ke Sabang, Pemerintah Pastikan Tak Ada Izin Dan Siapkan Sanksi Tegas
Ia mengingatkan bahwa Bank Indonesia telah menegaskan belum ada rencana implementasi redenominasi dalam waktu dekat untuk menghindari spekulasi pasar yang tidak perlu.
Menurutnya, ketidakjelasan arah kebijakan justru dapat menimbulkan kebingungan publik dan merusak persepsi stabilitas ekonomi.
Tinjauan Tambahan Mengenai Redenominasi
Publik menilai kebijakan tersebut tidak memberikan manfaat makroekonomi signifikan selain penyederhanaan transaksi.
Baca Juga: 3 Polisi Aktif di ESDM Dipertanyakan Setelah Putusan MK, Bahlil Tunggu Kajian Resmi Pemerintah
Redenominasi tidak akan memperbaiki daya beli atau kekuatan rupiah tanpa reformasi struktural.
Bank Indonesia dalam rilis resmi 2025 menegaskan bahwa prioritas kebijakan tetap penguatan stabilitas sistem keuangan dan pengendalian inflasi inti.****
Artikel Terkait
Mengapa Pajak Sembako dan Rumah Dinilai Tidak Adil? Fatwa MUI Ungkap Parameter Keadilan
Tanda-tanda Janggal Wafatnya Dirut BJB Usai Golf yang Membuat Pakar Hukum Minta Penyidikan
Transformasi Berujung Pidana, BPK Temukan Rp4,8–10 M, Namun Dakwaan Kerugian Jauh Lebih Besar
Tiga Kementerian Diminta Putuskan: Status Polisi Aktif di ESDM Pasca Putusan MK Jadi Sorotan
Kasus Korupsi Petral Meluas, Kejagung Dalami Dugaan Keterlibatan Mohammad Riza Chalid
Kawasan Konservasi Baru: Upaya Pelestarian Flora-Fauna di Gunung Galunggung Tasikmalaya
Mentan Sebut 250 Ton Beras Thailand Masuk Tanpa Izin, Pemerintah Selidiki Celah Pengawasan
Ketergantungan Impor Kedelai, DPR Minta Kementan Prioritaskan Lahan Tanam Sesuai Arahan Presiden
Tiga Era Politik Indonesia Dinilai Melenceng: Mahfud MD Bandingkan Orde Baru dan Reformasi Lewat Data Korupsi
Baju Bekas Ilegal Membanjir, Ekonom Soroti Risiko Industri Tekstil Rp100 Triliun