• Sabtu, 18 April 2026

Menteri Bahlil Apresiasi Pengamat, Data PVMBG Catat Aktivitas Tinggi Semeru dan Lewotobi

Photo Author
Tim 24 Jam News, Indonesia 24 Jam
- Rabu, 31 Desember 2025 | 20:30 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berdialog dengan pengamat gunung api, memantau langsung aktivitas Semeru dan Lewotobi dari pusat PVMBG. (Facebook.com @Bahlil Lahadalia)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berdialog dengan pengamat gunung api, memantau langsung aktivitas Semeru dan Lewotobi dari pusat PVMBG. (Facebook.com @Bahlil Lahadalia)

Asap tercatat mencapai ketinggian sekitar 50 hingga 100 meter di atas puncak kawah.

Baca Juga: Kasus Dana Diduga Hilang, INDODAX Sebut Phishing Dan Malware Jadi Ancaman Utama Akun Kripto

Pengamat Gunung Api Sebagai Garda Terdepan Mitigasi Bencana

Bahlil Lahadalia menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pengamat gunung api yang bekerja tanpa mengenal waktu.

Menurutnya, peran pengamat merupakan fondasi utama sistem peringatan dini bencana vulkanik nasional.

Ia menegaskan bahwa data visual dan kegempaan menjadi dasar kebijakan mitigasi pemerintah.

Baca Juga: 3 Fakta Tambang Emas Ilegal Sekotong: WNA Tiongkok Kabur, 1.000 Hektare Rusak, Interpol Dilibatkan

Tanpa laporan akurat dari lapangan, langkah perlindungan masyarakat tidak dapat dilakukan secara optimal.

Data Nasional Menunjukkan Tingginya Risiko Vulkanik Indonesia

Badan Geologi mencatat Indonesia memiliki 127 gunung api aktif, tertinggi di dunia berdasarkan data Kementerian ESDM.

Sebanyak 70 juta penduduk tercatat bermukim di kawasan rawan bencana gunung api.

Baca Juga: 20 Orang Terkaya Asia 2025: Dominasi India dan Tiongkok, Indonesia Diwakili Prajogo Pangestu

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, dalam keterangan resmi menyebutkan pemantauan 24 jam menjadi keharusan nasional.

Ia menegaskan penguatan sumber daya manusia dan peralatan terus dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Pengamat gunung api adalah ujung tombak keselamatan masyarakat dan sistem mitigasi nasional,” ujar Muhammad Wafid.

Baca Juga: Indef: Bunga Utang Rp500 Triliun Jadi Ancaman Keberlanjutan Fiskal Jangka Menengah

Bahlil Lahadalia menutup dialog dengan menyampaikan penghargaan negara kepada seluruh pengamat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X