Mochamad Irfan Yusuf mengatakan skenario rerouting dapat mendorong biaya penerbangan menjadi Rp50,8 juta per jemaah atau naik sekitar 51,48 persen dibandingkan perhitungan awal.
“Kondisi ini menegaskan penyelenggaraan haji berada dalam tekanan faktor global sehingga perlu penguatan efisiensi dan mitigasi pembiayaan,” ujar Mochamad Irfan Yusuf.
Baca Juga: Kebijakan Biodiesel B50 Jadi Strategi Pemerintah Kurangi BBM Impor dan Perkuat Energi Domestik
Strategi Efisiensi Pemerintah untuk Menjaga Keterjangkauan Biaya Haji Nasional
Pemerintah terus berkoordinasi dengan dua korporasi maskapai yaitu Garuda Indonesia dan Saudia Airlines untuk mencari skema efisiensi biaya penerbangan jemaah haji.
Garuda Indonesia mengusulkan tambahan biaya sekitar Rp7,9 juta per jemaah sementara Saudia Airlines mengajukan tambahan sekitar 480 Dolar AS atau sekitar Rp8,1 juta.
Kementerian Haji dan Umrah menyatakan koordinasi intensif dilakukan agar dampak kenaikan biaya global tidak sepenuhnya dibebankan kepada calon jemaah haji.
Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah Jadi Terobosan Baru
Presiden juga mengungkapkan Indonesia untuk pertama kalinya memiliki lahan sekitar 45 hektare di Makkah yang direncanakan menjadi kawasan perkampungan haji jemaah Indonesia.
Kawasan tersebut direncanakan memiliki puluhan menara akomodasi yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya penginapan jemaah dalam jangka panjang.
Pemerintah juga mengusulkan terminal khusus jemaah Indonesia di bandara Arab Saudi untuk mempercepat proses kedatangan dan kepulangan jemaah.
Baca Juga: Presiden Prabowo Bangun Ketahanan Pangan Lewat Swasembada Protein Sektor Kelautan dan Perikanan
Pengurangan Antrean Haji Jadi Fokus Reformasi Layanan Jemaah Indonesia
Presiden menyebut antrean haji Indonesia mulai berkurang dari sebelumnya sekitar 48 tahun menjadi 26 tahun sebagai bagian dari reformasi layanan haji nasional.
Pemerintah menargetkan pengurangan waktu tunggu dilakukan melalui diplomasi kuota haji serta peningkatan manajemen penyelenggaraan ibadah haji nasional.
Upaya ini melanjutkan berbagai reformasi tata kelola haji yang sebelumnya menjadi fokus pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus efisiensi pembiayaan.****
Artikel Terkait
Utang Negara Dijaga Ketat, Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,5 Persen Awal Tahun 2026
Rencana Special Financial Zone Bali Jadi Senjata Indonesia Tarik Modal Asing Saat Konflik Global Meningkat Tajam
Indonesia Dinilai Aman dari Krisis Energi Global, Prabowo Soroti Kekuatan Ekonomi dan Sumber Energi
Posisi Geografis Indonesia Disebut Prabowo Kunci Kekuatan Baru Ekonomi di Tengah Gejolak Global Saat Ini
Indonesia Siapkan Special Financial Center di Bali Saat Investor Global Mencari Negara Aman untuk Investasi
Stabilitas Negara Bisa Terganggu Disinformasi Digital, Prabowo Tekankan Pentingnya Kontrol Informasi
Prabowo Ingatkan Bahaya Manipulasi AI di Media Sosial, Kritik Tetap Dijaga dalam Demokrasi yang Sehat
Percepat Transisi Energi Lewat B50, Targetkan Pengurangan Emisi dan Efisiensi Devisa Impor BBM Secara Bertahap
Pasokan LPG dari Amerika dan Australia Jadi Kunci Stabilitas Energi Nasional di Tengah Krisis Global
Ekonomi Dinilai Stabil, Pemerintah Pertahankan Disiplin Fiskal dan Target Pertumbuhan 5,5 Persen Tahun 2026