nasional

Pemerintah Janji Biaya Haji Lebih Murah Tahun 2026 Meski Tiket Pesawat Naik, Ini Strategi Efisiensi Disiapkan

Jumat, 10 April 2026 | 23:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kebijakan penurunan biaya haji 2026 dalam rapat kabinet sebagai upaya menjaga keterjangkauan ibadah haji masyarakat Indonesia. (Dok. Instagram @prabowo)

NEWS SUMMARY:

  • Presiden Prabowo memastikan biaya haji 2026 tetap turun sebagai komitmen menjaga keterjangkauan ibadah bagi masyarakat Indonesia
  • Kementerian Haji dan Umrah mencatat tekanan global berdampak pada struktur biaya namun mitigasi terus dilakukan pemerintah
  • Investasi lahan 45 hektare di Makkah disiapkan sebagai perkampungan haji Indonesia untuk efisiensi layanan jemaah masa depan

INDONESIA24JAM.COM - Bagaimana pemerintah bisa menurunkan biaya haji 2026 saat ongkos penerbangan justru melonjak tajam?

Apakah strategi efisiensi yang disiapkan mampu menjaga keterjangkauan ibadah haji bagi calon jemaah Indonesia?

Keputusan Presiden RI Prabowo Subianto menurunkan biaya haji 2026 sekitar Rp2 juta menjadi sorotan karena dilakukan di tengah kenaikan biaya avtur global dan tekanan geopolitik.

Baca Juga: Pemerintah Mulai Fokus Swasembada Protein Setelah Beras dalam Strategi Ketahanan Pangan Nasional

Kebijakan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Negara Jakarta, Rabu (08/04/2026).

Presiden menegaskan penurunan biaya haji merupakan bagian dari komitmen pemerintah menjaga akses masyarakat terhadap ibadah haji meski biaya operasional mengalami tekanan global.

“Kalau kita laksanakan, kita pastikan biaya haji tahun 2026 kita turunkan sekitar Rp2 juta walaupun harga avtur naik,” kata Prabowo Subianto.

Baca Juga: Kesejahteraan Petani Meningkat Saat Stok Beras Nasional Justru Melimpah Besar Tahun 2025 Hingga 2026

Pemerintah Menurunkan Biaya Haji Meski Tekanan Biaya Penerbangan Global Meningkat

Kebijakan penurunan biaya haji menjadi perhatian karena komponen penerbangan justru mengalami kenaikan signifikan akibat kenaikan harga bahan bakar pesawat dan premi asuransi risiko perang.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan rata-rata biaya penerbangan haji sebelumnya sekitar Rp33,5 juta per jemaah dalam skema awal penyusunan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026.

Ia menyebut tekanan global menyebabkan biaya penerbangan meningkat hingga Rp46,9 juta atau naik 39,85 persen tanpa perubahan rute penerbangan jemaah haji Indonesia.

Baca Juga: Prabowo Targetkan Pencabutan Izin Tambang Bermasalah dalam Sepekan, Ini Dampaknya Bagi Investasi Energi

Kenaikan Harga Avtur dan Risiko Konflik Picu Lonjakan Ongkos Haji

Kementerian Haji dan Umrah mencatat potensi kenaikan biaya lebih tinggi apabila maskapai melakukan pengalihan rute penerbangan untuk menghindari wilayah konflik internasional.

Halaman:

Tags

Terkini