INDONESIA24JAM.COM - Mengapa pemerintah menambah posisi Wakil Duta Besar RI di Beijing pada saat hubungan ekonomi Indonesia dan Tiongkok terus meningkat?
Sejauh mana langkah ini mampu mempercepat arus investasi, memperluas perdagangan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam dinamika ekonomi kawasan yang semakin kompetitif?
Penunjukan dr Irene sebagai Wakil Dubes RI untuk Tiongkok dipandang sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat diplomasi ekonomi antara kedua negara.
Baca Juga: Wacana Redenominasi: 10 Tahun Mandek, Ekonom Sebut Tidak Ada Urgensi Kebijakan Mata Uang Baru
Ketua Kadin Indonesia Komite Tiongkok Garibaldi “Boy” Thohir menilai kehadiran Irene penting karena Tiongkok merupakan mitra strategis Indonesia dalam perdagangan dan investasi.
Ia menjelaskan bahwa Tiongkok menjadi tujuan ekspor utama Indonesia sekaligus sumber investasi besar yang menopang pertumbuhan sektor manufaktur dan energi.
Boy menyampaikan bahwa pelaku usaha siap mendukung pemerintah memperkuat kolaborasi ekonomi melalui kemitraan dagang, pengembangan SDM, dan program sosial ekonomi lintas negara.
Baca Juga: Dana Pemda Rp203 Triliun Mengendap, Prabowo Minta Penjelasan soal Serapan Anggaran 2025
Respons Positif Pelaku Usaha Tiongkok Dorong Optimisme Industri Bilateral
Ketua China Chamber of Commerce in Indonesia Sun Shangbin menilai penunjukan Irene sebagai sinyal positif bagi dunia usaha Tiongkok yang selama ini berinvestasi di Indonesia.
Ia menyebut hubungan ekonomi kedua negara memiliki fondasi kuat melalui investasi dua arah, transfer teknologi, dan peningkatan volume perdagangan barang intermediate.
Sun menyatakan keyakinannya bahwa pengalaman Irene dapat memperkuat pertumbuhan perdagangan dan memperluas jejaring korporasi Tiongkok di Indonesia.
Baca Juga: Mahfud MD Paparkan 30 Tahun Kemerosotan Demokrasi Disertai Lonjakan Korupsi dari Miliar ke Triliunan
Ia menambahkan bahwa CCCI akan tetap berperan sebagai penghubung strategis untuk memastikan komunikasi bisnis berjalan efektif sesuai regulasi Indonesia.
Pemerintah Tegaskan Penguatan Struktur Diplomatik Sangat Diperlukan
Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan bahwa penambahan Wakil Dubes dilakukan karena cakupan wilayah Tiongkok sangat luas dengan populasi WNI yang terus meningkat.
Artikel Terkait
Tanda-tanda Janggal Wafatnya Dirut BJB Usai Golf yang Membuat Pakar Hukum Minta Penyidikan
Transformasi Berujung Pidana, BPK Temukan Rp4,8–10 M, Namun Dakwaan Kerugian Jauh Lebih Besar
Tiga Kementerian Diminta Putuskan: Status Polisi Aktif di ESDM Pasca Putusan MK Jadi Sorotan
Kasus Korupsi Petral Meluas, Kejagung Dalami Dugaan Keterlibatan Mohammad Riza Chalid
Kawasan Konservasi Baru: Upaya Pelestarian Flora-Fauna di Gunung Galunggung Tasikmalaya
Mentan Sebut 250 Ton Beras Thailand Masuk Tanpa Izin, Pemerintah Selidiki Celah Pengawasan
Ketergantungan Impor Kedelai, DPR Minta Kementan Prioritaskan Lahan Tanam Sesuai Arahan Presiden
Tiga Era Politik Indonesia Dinilai Melenceng: Mahfud MD Bandingkan Orde Baru dan Reformasi Lewat Data Korupsi
Baju Bekas Ilegal Membanjir, Ekonom Soroti Risiko Industri Tekstil Rp100 Triliun
Setelah 15 Tahun Wacana Mandek, Redenominasi Rupiah Dinilai Tidak Menguntungkan Perekonomian