Sementara itu, Syuriyah berdiri pada argumen bahwa tindakan perlu diambil demi melindungi hak asasi NU dan integritas organisasi.
Baca Juga: Investigasi Sungai Sekonyer Berujung Tindak 12 Pelaku PETI dengan Ancaman 15 Tahun Penjara
Apa Artinya Bagi Masa Depan NU dan Umat?
Bagi ribuan anggota dan simpatisan NU, konflik ini bisa menimbulkan kebingungan dan merusak kepercayaan terhadap pimpinan.
Bagi aktor politik dan publik, ini bisa jadi indikator bahwa organisasi besar keagamaan pun rentan terhadap tekanan ideologis dan persoalan tata kelola.
Sejumlah Kiai sepuh telah direncanakan untuk bermusyawarah di Pesantren Lirboyo, Kediri, guna mencari jalan keluar yang maslahat bagi organisasi.****
Artikel Terkait
Ketergantungan Impor Kedelai, DPR Minta Kementan Prioritaskan Lahan Tanam Sesuai Arahan Presiden
Tiga Era Politik Indonesia Dinilai Melenceng: Mahfud MD Bandingkan Orde Baru dan Reformasi Lewat Data Korupsi
Baju Bekas Ilegal Membanjir, Ekonom Soroti Risiko Industri Tekstil Rp100 Triliun
Setelah 15 Tahun Wacana Mandek, Redenominasi Rupiah Dinilai Tidak Menguntungkan Perekonomian
RI Perkuat Diplomasi: Penunjukan Wakil Dubes Baru untuk Optimalkan Investasi dan Perlindungan WNI
Batam Jadi Pintu Masuk Sebanyak 40,4 Ton Beras Ilegal Saat Indonesia Menuju Swasembada 2025
Kontraksi Ekonomi Papua Tengah Capai Minus 8 Persen, Ekspor Freeport Terganggu Imbas 2 Insiden
Investigasi Sungai Sekonyer Berujung Tindak 12 Pelaku PETI dengan Ancaman 15 Tahun Penjara
Angka dan Fakta Operasional Bandara IMIP: Tanpa Airnav, Tanpa Imigrasi, Tanpa Bea Cukai
Pertumbuhan Manufaktur 5,54 Persen: Pemerintah Siapkan 3 Kebijakan Besar Sektor Industri